JellyPages.com
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kom. Lembaga Keu. Perbankan ** .. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kom. Lembaga Keu. Perbankan ** .. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2013

KLKP

Produk Bank
1. Deposito, (i1) Deposito terbagi menjadi 3 ada Tabungan, Giro, dan Depposito.
2. Kredit, (i2) i terbagi menjadi tiga : • Saldo harian, dimana tabungan dihitung setiap hari dan total nilai bunga yang bersangkutan ditambah rekening pada awal bulan berikutnya. • Saldo rata-rata, bunga dihitung berdasarkan saldo rata-rata selama 1bulan. • Saldo terendah atau akhir, bunga dihitung berdasarkan saldo paling rendah selama periode waktu perhitungan.
RUMUS :  Bunga deposito = % x HB x nominal / 365  Bunga Kredit = % x HB x nominal / 365  Saldo rata-rata = 10% x 31-5+1 x rata-rata saldo / 365
Proses akhir  rekapitulasi saldo Proses akhir Bulan  hitung bunga dan penentuan saldo awal berikutnya.

Senin, 08 April 2013

Tugas Minggu ke-3

HUBUNGAN STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN EXTERNAL MONITORING TERHADAP AGENCY COST DAN ALIRAN KAS
Abstract : Capital credit was credit given by private/government public bank to solve the problem of liquidation on companies. In a small company, inhibiting liquidation and information which was asymmetric influenced manpower recruitment, especially in manager level and it could make adverse selction problem. In agency theory, it was mentioned that agency problem could appear if there was a different self-interest between (1) capital owner and manager (2) capital owner and bank. This research was aimed to analyze if ownership structure and external monitoring had influence to agency cost and whether agency cost had influence to cash flow. The samples of this research were small companies running in manufatures, corporation, and which got capital credit. Samples taken were 101 companies and the analyzes method used was SEM. This research concluded that agency cost was in small companies that the manager was not the capital owner, but there was no indication of moral hazard.
Abstrak: Kredit Modal adalah kredit yang diberikan oleh Bank Umum swasta / pemerintah untuk memecahkan masalah likuidasi perusahaan. Dalam sebuah perusahaan kecil, likuidasi menghambat dan Informasi yang asimetris mempengaruhi perekrutan tenaga kerja, terutama di manajer tingkat dan bisa membuat masalah selction merugikan. Dalam teori keagenan, disebutkan bahwa masalah keagenan bisa muncul jika ada kepentingan yang berbeda antara : (1) pemilik modal dan manajer (2) pemilik modal dan perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah kepemilikan struktur dan pengawasan eksternal memiliki pengaruh terhadap agency cost dan apakah agency cost memiliki berpengaruh terhadap arus kas. Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan kecil yang berjalan di manufatures, korporasi, dan yang mendapat kredit modal. Sampel yang diambil adalah 101 perusahaan dan metode analisis yang digunakan adalah SEM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agency cost berada di kecil perusahaan bahwa manajer bukan pemilik modal, tapi tidak ada indikasi moral bahaya.
Kesimpulan : Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apakah ada perbedaan operating expense to sales ratio dan total asset turn over pada perusahaan-perusahaan dimana pemilik merangkap manajer dan perusahaan yang menyangkut manajer di luar pemilik modal; (2) mengetahui apakah variabel struktur kepemilikan dan external monitoring mempunyai pengaruh terhadap agency cost yang diukur melalui operating expense to sales ratio; (3) mengetahui apakah variabel struktur kepemilikan dan external monitoring mempunyai pengaruh terhadap agency cost yang diukur melalui total aset turn over ratio; dan (4) mengetahui apakah variabel operating expense to sales ratio dan total aset turn over ratio mempunyai pengaruh terhadap cash flow. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat perbedaan signifikan pada variabel expense to sales ratio dan total aset turnover antara perusahaan dimana manajer merangkap shareholder (insider manager) dengan perusahaan yang mempekerjakan manajer dari luar (outsider manager). Struktur kepemilikan menunjukkan adanya hubungan inverse dengan expense to sales ratio yang berarti bahwa dengan semakin meningkatnya kepemilikan utama (primary owner). Struktur kepemilikan secara signifikan mempunyai pengaruh positif terhadap sales to aset ratio. External Monitoring tidak berpengaruh terhadap expense to sales ratio. Demikian pula External Monitoring tidak berpengaruh pada Sales To Aset Turnover Ratio. Variabel kontrol tidak mempunyai pengaruh terhadap expense to sales ratio dan sales to aset ratio. Sedangkan expense to sales ratio dan sales to aset turnover mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap free cash flow.
Sumber : http://lihansramses.blogspot.com/2013/04/tugas-jurnal-klkp.html

Senin, 25 Maret 2013

Materi Pertemuan ke 2

Bank merupakan Dana yang di salurkan untuk masyarakat dalam bentuk kredit berasal dari deposit.
Solvabilitas = Asuransi
Liquiditas = Bank (wajib punya uang tunai)
Setiap Bank umum wajib menyimpan uang di Bank Indonesia wajibnya minimal 8% dari deposito ----> nama aturannya Legal Reserve Requirement. Jika < 8% -----> Tidak liquid -----> Tidak beroprasi. Mengapa harus 8% ??? ----> untuk melakukan transaksi kliring (tukar menukar surat) Fungsi BI : - Melayani lalu lintas moneter. - menghimpun dana. - untuk setiap transaksi berlainan bank selalu menggunakan perantara yaitu BI. - Untuk perantara menggunakan surat nota debet --> dan nota kredit. - transaksi bank yang sama di sebut transfer.
Bank mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kredit kepada masyarakat yang asalnta dari deposito.
Bank wajib menjaga liquiditas ----> pembayaran Jangka pendek.
Asuransi wajib menjaga solvabilitas ----> pembayaran jangka panjang.
Kalau i2 nya > i1 maka profit bank akan semakin tinggi. Besarnya Loan to deposit Ratio (LDR) maximum 110%. LDR ialah -----> setiap kredit kepada masyarakat yang asalnta dari deposito.
Giro
Giro Bisa diambil dengan 2 cara, yaitu : 1. Lewat cek. 2. bilyet giro.
Cek atas nama unjuk : Bilyet giro harus pemindahan bukuan --- atas nama. - pengambilan tabungan bisa dilakukan melalui tunai (teller) dan ATM. - semua rekening aktiva ----> bertambah di debet dan berkurang di kredit.

Senin, 11 Maret 2013

Materi Pertemuan 1 ( Uang )

Fungsi uang :
1. sebagai alat Tukar , 2. sebagai satuan hitung , 3. sebagai pengukur kekayaan dan kemakmuran .
Seseorang yang ingin meminjam uang atau sebagai orang yang meminjamkan harus mempunyai kepercayaan (Trust) dan Dana (Fund)yang di sebut Double Coincidence. Contoh nya jika si B ingin meminjam uang kepada si A maka mereka harus saling mengenal satu sama lain nya, dan juga harus ada kepercayaan dari masing-masing pihak. Jika tidak ada kepercayaan dari masing-masing pihak maka tidak akan terjadi proses pinjam meminjam. Begitu juga dengan dana si A harus mempunyai dana lebih untuk meminjaminya. Contoh lain : katakan lah si A adalah pihak bank dan si B adalah nasabah yang ingin meminjam uang. Jika si B ingin meminjam uang dengan jumlah yang banyak maka pihak bank berhak menanyakan apa jaminan nya, jadi pihak bank dapat menilai apakah si B mampu atau tidak jadi dari situlah kepercayaan muncul.
bank itu terdiri dari : Tabungan, giro & deposito ( i1 ) pihak yang meminjam akan dikenakan bunga/kredit ( i2 ) bank berkaitan juga dengan pasar modal ( i3)
i3 < i2
i1 < i3
Pasar Modal sendiri terbagi menjadi 2, yaitu saham dan oblogasi. Saham terdiri dari Deviden ( bunga yang di bagikan ) dan Capital gain ( keuntungan dari selisih tingkat harga). Contoh dari capital gain : jika kita membeli saham jam 08.00 seharga 1800/Lembar dan pada saat jam 12.00 saham tersebut seharga 2800/Lembar. maka kita sudah mendapat keuntungan sebesar 1000. Keuntungan ( Interest spread ) = i2 - i1
Obligasi adalah surat hutang. Ada pula Diskonto : Bunga yang di bayar di muka. contohnya kita membeli saham seharga 9jt lalu naik menjadi 10jt maka i=10%.