JellyPages.com

Kamis, 29 November 2012

Kata yg Indah

Jadikan pengalaman sebagai guru dalam kehidupan km. ;)
Biarkan bintang dan bulan yg menyinari hatinya. (^-^) (^-^)
Saling menghargai perasaan itu salah satu kunci dalam menjalani suatu hubungan ♥
Terkadang sesuatu hal yg kita anggap benar, belum tentu di mata orang lain itu benar.
Cinta itu kayak sebuah tanaman yg mesti di pupuk & disiram setiap hari. Kalo kita diemin gitu aja lama-lama bakalan mati tananaman nya. ^ _ ^

Watak sagitarius

Seorang tengah memanah adalah simbol dari tanda ini. Anak panah yang siap ditembakkan, merupakan target kehidupan seorang Sagitarius. Makhluk ini mempunyai kekuatan dan kecepatan seekor kuda, serta berpikir seorang manusia.
Seorang Sagitarius memiliki perasaan ingin tahu yang besar. Dan mereka selalu merasa perlu untuk menganalisa apa yang pernah didengar atau dilihatnya. Para Zodiak sagitarius merupakan sosok yang jujur, terus terang, energik dan pandai membawa diri. Para Sagitarius mencapai tujuan karena memiliki pikiran yang positif, namun demikian ide-ide para Sagitarius sering kali sulit dimengerti. Para Sagitarius suka mengambil kesimpulan tanpa mengumpulkan fakta terlebih dahulu. Para Sagitarius memiliki wawasan yang luas, flexibel dan diplomatis. Keinginannya untuk berpetualang membawanya ke tempat yang jauh.
Sumber : http://devamelodica.com/karakter-dan-sifat-zodiak-sagitarius-23-november-22-desember/

Gaya Hidup dalam perilaku konsumen

Pola kehidupan seseorang yang diekspresikan dalam aktivitas, ketertarikan, dan opini orang tersebut. Orang-orang yang datang dari kebudayaan, kelas sosial, dan pekerjaan yang sama mungkin saja mempunyai gaya hidup yang berbeda (Kotler, Amstrong, 2006, p.138)
Gaya hidup adalah cara hidup, yang diidentifikasi melalui aktivitas seseorang, minat, dan pendapat seseorang. Mowen dan Minor menyatakan bahwa penting bagi pemasar untuk melakukan segmentasi pasar dengan mengidentifikasi gaya hidup melalui pola perilaku pembelian produk yang konsisten, penggunaan waktu konsumen, dan keterlibatannya dalam berbagai aktivitas. Mowen dan Minor juga menegaskan bahwa gaya hidup merujuk pada bagaimana orang hidup, bagaimana mereka membelanjakan uangnya, dan bagaimana mereka mengalokasikan waktu mereka. Hal ini dinilai dengan bertanya kepada konsumen tentang aktivitas, minat, dan opini mereka, gaya hidup berhubungan dengan tindakan nyata dan pembelian yang dilakukan konsumen sendiri.
http://vina-20.blogspot.com/2011/10/kepribadian-nilai-dan-gaya-hidup-pada.html

Konsep Diri

merupakan suatu bagian yang penting dalam setiap pembicaraan tentang kepribadian manusia.
Konsep diri menurut beberapa ahli :
> Stuart dan Sudeen (1998), konsep diri adalah semua ide, pikiran, kepercayaan dan pendirian yang diketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain. Hal ini temasuk persepsi individu akan sifat dan kemampuannya, interaksi dengan orang lain dan lingkungan, nilai-nilai yang berkaitan dengan pengalaman dan objek, tujuan serta keinginannya.
>Beck, Willian dan Rawlin (1986) menyatakan bahwa, konsep diri adalah cara individu memandang dirinya secara utuh, baik fisikal, emosional intelektual, sosial dan spiritual.

Kepribadian

Personality adalah karakteristik unik dari psikologi yang memimpin kepada kestabilan dan respon terus menerus terhadap lingkungan orang itu sendiri.
Kepribadian menurut psikologi modern yaitu: “Kepribadian adalah organisasi yang dinamis dari sistem psikofisis individu yang menetukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungannya secara unik”.
Faktor-faktor yang menentukan kepribadian : Keturunan.
Lingkungan.
Situasi.
Dinamis,
Organisasi sistem,
Psikofisis,
Unik,
Keputusan membeli dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap daur hidup pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri pembeli.
Umur dan Tahap Daur Hidup
Pekerjaane> Situasi Ekonomi
Kepribadian

Sikap Perilaku Konsumen

Sikap dari perilaku konsumen ada beberapa pengertian sikap yang disampaikan oleh para ahli.
Intinya sikap adalah perasaan dari konsumen (positif dan negatif) dari suatu objek setelah dia mengevaluasi objek tersebut. Semakin banyak objek yang dievaluasi akan semakin banyak sikap yang terbentuk.
Sikap memiliki beberapa fungsi, yaitu
fungsi penyesuaian, ego defensive, ekspresi nilai, dan pengetahuan.
Untuk lebih memahami sikap perlu dipahami beberapa karakteristik sikap, diantaranya memiliki objek, konsisten, intensitas dan dapat dipelajari.
www.wikipedia.com

Motivasi

Motivasi adalah dorongan dalam diri individu yang memaksa mereka untuk bertindak, yang timbul sebagai akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi. Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan. Kebutuhan sendiri muncul karena konsumen merasakan ketidaknyamanan (state of tension) antara yang seharusnya dirasakan dan yang sesungguhnya dirasakan.
Untuk memahami kebutuhan manusia, Teori Maslow dan McClelland menggambarkan bahwa manusia memiliki kebutuhan-kebutuhan yang berbeda sehingga hal ini dapat digunakan pemasar untuk mendorong konsumsi suatu produk dan atau jasa.
Model Proses Motivasi : Schiffman dan Kanuk (2000) membuat model proses motivasi seperti berikut ini :
Anak panah dari tension reduction ke tension, maksudnya adalah bahwa seseorang yang sudah dapat mencapai tujuan tertentu seringkali mempunyai tujuan lain sebagai lanjutan. Hal ini dapat di sebabkan oleh adanya tuntutan dari lingkungannya. Misalnya, orang yang ingin masuk Fakultas Ekonomi (tension sudah reda), setelah lulus (timbul tension yang baru) lalu dia ingin melanjutkan melanjutkan ke Magister Manajemen. Maka seringkali dikatakan bahwa kebutuhan manusia itu tidak pernah terpenuhi atau terpuaskan secara mutlak.
Macam – macam motivasi :
Motivasi Positif
Kebutuhan (needs), keinginan (wants) atau hasrat
Motivasi Negatif
Ketakutan (fears), dan keengganan (aversion)
Keduanya mempunyai fungsi yang sama dalam mendorong dan mempertahankan prilaku manusia. Maka orang menyebut keduanya : needs, wants, dan desires. Dibedakan pula antara :
motif rasional : manusia berprilaku rasional pada waktu mereka mempertimbangkan alternative dan memilih alternative yang memiliki paling banyak kegunaan. Dalam konteks pemasaran, konsumen memilih produk tujuan berdasarkan criteria yang objektif seperti ukuran , harga, berat, dan sebagainya. Motif emosional : pemilihan tujuan berdasarkan criteria yang subyektif dan bersifat pribadi seperti kebanggaan, ketakutan, perasaan maupun status. Hal ini berhubungan dengan kebutuhan sekunder atau bahkan tersier.
http://bembyagus.blogspot.com/2010/12/sikap-motivasi-dan-perilaku-konsumen.html